Header Ads Widget

Responsive Advertisement

SEJARAH SINGAT TK NEGERI PEMBINA KOTA CIREBON

 SEJARAH 

        Lembaga pendidikan Anak Usia Dini pada umumnya diselenggarakan oleh pihak swasta dan dikelola oleh sebuah yayasan. Mahalnya penyelenggaraan pendidikan untuk anak berusia dini tersebut menyebabkan pemerintah belum mempu mendirikan lembaga pendidikan anak yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Peraturan Menteri tentang pengelolaan PAUD. Selaras dengan bunyi Deklarasi Dakkar di Senegal tahun 2000 yang menekankan bahwa : 

1. memperluas dan memperbaiki keseluruhan perawatan dan pendidikan anak usia dini secara                   komprehensif terutama yang sangat rawan dan terlantar atau kuramg beruntung. 

2. kesetaraan gender  di bidang pendidikan dan Deklarasai World Fit For Children tahun 2002 yang mencanangkan kehidupan yang sehat, penyediaan pendidikan yang berkualaitas, perlindungan terhadap penganiyaan, ekploitasi dan kekerasan serta penanggulangan HIV/ AIDS.

        Akhirnya pemerintah merasa perlu mendirikan lembaga PAUD yang pengelolaanya ditangani oleh negara dan saat itu dengan keterbataan dana, pemerintah hanya dapat mendirikan PAUD Negeri untuk tingkat nasioanl profinsi dan kabupaten/kota satu lembaga saja, salah satunya adalah di kota cirebon. Pada tahun 1996 diatas atanah seluas sekiat 500 m2 dibangunlah sebuah sekolah TK Negeri yang terletak di jln. Gunung Rinjani No 2 Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti Perumnas Kota Cirebon. Adapun tujuan dari berdirinya lembaga PAUD Negeri adalah sebagai sekolah percontohan bagi lembaga-lembaga PAUD yang ada disekiatnya. 

       Tahun pelajaran 1997-1998 TK Negeri Pembina Kota Cirebon membuka pendaftaran utnuk umum, saat itu anime cukup besar terhadap keberadaan PAUD Negeri. Jumlah pendaftar pada pembukaan itu kurang lebih 103 siswa, masyarakat masih berfikir sekolah yang didirikan pemerintah tidak dikenai biaya atau gratis dan hal inilah yang menjadi tanangan begai kami untuk dapat berkomunikasi dengan masyarakat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. 

        Denga tenaga pendidik dan kependidikan yang masih sedikit dan kurang yaitu Ibu Ratda Dumilah sebagai kepala sekolah, Surya Dewi, Sunati, Leni Tursini sebgai guru, Roni dan Yanti bertugas Sebagai TU dan Fatah sebagai penjaga sekolah, proses pembelajaran berlangsung dengan lancar. Keadaan yang serba terbatas tidak membuat patah semangat, kami terus berbenah diri dengan tidak henti-hentinya dengan yang baik dengan instansi terbaikhasilnya alhamdulillah sekarang TK Negeri Pembina makin diminati oleh masyarakat dan mampu bersaing dengan sekolah swasta yang lebih dulu unggul dalam segala aspek. TK Negeri Pembina dari waktu ke waktu terus berkembanga dan maju hingga saat ini sudah memiliki gedung yang lebih nyaman, sejuk dan hijau. Muridnya dari tahun ke tahun tambah banyak dan program kegiatannya lebih fariatif ehingga menyenangkan dan diminati masyarakat disekitar kota cirebon.

        Sebagai lembaga Pendidikan Anak Usia Dini milik pemerinta, sarana dan prasarana yang ada di TK Negeri Pembina dlengkapi dengan sesuai kebutuhan pembelajaran bagi anak seperti ruang kelas, ruang bermain, dan APE baik untuk didalam maupun diluar. Melalui bantuan dana dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon sedikit demi sedikit pemenuhan kebutuhan itu dikembangkan. Pertumbuhan lebaga PAUD yang seperti jamur di musim hujan di masyarakat tidak menjadi kebdala atau persaingan baru tetapi lebih menjadi mitra untuk bersama-sama meningkatkan pendidikan anak-anak.

        Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina kini menjadi sekolah besar dengan jumlah dn karyawan sebanyak 20 orang dan murid rata-rata di atas 130 setiap tahunnya berbagai kegiatan dan prestasi sudah dilaksanakan dan doperoleh sekolah ini, semoga tetap dipercaya masyarakat dan terus berkembang lebih meningkat.     



Posting Komentar

0 Komentar